PENGARUH FASILITAS BELAJAR DAN MOTIVASI BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA KELAS XI DI SMA NEGERI 1 KAWANGKOAN
Kata Kunci:
Pengaruh Fasilitas Belajar dan Motivasi Belajar Terhadap Hasil Belajar SiswaAbstrak
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana fasilitas belajar dan motivasi belajar mempengaruhi hasil belajar siswa kelas XI SMA Negeri 1 Kawangkoan. Untuk memastikan bagaimana fasilitas belajar di SMA Negeri 1 Kawangkoan mempengaruhi hasil belajar siswa Kelas XI, untuk memastikan bagaimana Hasil Belajar Siswa Kelas XI SMA Negeri 1 Kawangkoan dipengaruhi oleh Motivasi Belajar. Pendekatannya kuantitatif. Temuan penelitian menunjukkan bahwa fasilitas belajar memiliki dampak yang sedikit signifikan terhadap hasil belajar siswa. Contoh itu, jika daya cipta fasilitas belajar meningkat, siswa Kelas XI SMA Negeri 1 Kawangkoan akan lebih termotivasi. Kedua, motivasi belajar memiliki dampak yang sedikit signifikan terhadap hasil belajar siswa. Contoh itu, jika pentingnya motivasi belajar meningkat, murid-murid Kelas XI SMA Negeri 1 Kawangkoan akan lebih termotivasi. Ketiga, interaksi antara fasilitas belajar dan motivasi belajar berdampak besar terhadap hasil belajar siswa. Artinya, Capaian Pembelajaran siswa Kelas XI SMA Negeri 1 Kawangkoan akan meningkat jika Fasilitas Belajar dan Motivasi Belajar keduanya meningkat.
Referensi
AM Sardimson. 1986. Interaksi dan Motivasi Belajar Mengajar. Jakarta: Radjawali.
Arif Rahman. 2009. Pengertian Pendidikan & Ilmu Pendidikan. Yogyakarta: Laksbang Mediatama.
Arikunto, Suharsimi. 1987. Dasar-dasar Evaluasi Pendidikan. New York: Bumi Script., Analisis Butir, Fakultas Psikologi UGM, 1979.
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Bank Dunia, Bappenas, dan Bank. Diakses darihttp://disdikklungkung.net/content/view/73/46/
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (2013). Draf Kurikulum 2013. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Mulyasa, E. 2002. Kurikulum Berbasis Kompetensi, Konsep Karakteristik, dan Penerapan. Bandung: Pemuda Rosdakarya.
Mulyasa, E. 2012. Uji Kompetensi Guru dan Penilaian Kinerja. Bandung: Alfabeta.
Pemuda Rosdakarya. 2005. Pengertian Penelitian Kualitatif. Bandung: Alfabeta.
Maslow, A. 1970. Motivasi dan Kepribadian. New York: Harper dan Row.
Masrun. 1979. Reliabilitas dan Metode Penentuannya. Penerbit: Balai Penerbit UGM
Suharsimi, Arikunto. 2006. Prosedur Penelitian Pendekatan Praktek. Jakarta: Rineka Cipta.
Sugiyono. 2017. Metode Penelitian Administrasi. Bandung: Alfabeta.
Sukardi. 2003. Metodologi Penelitian Pendidikan. Jakarta: Aksara Bumi
Liang Gie. 1995. Cara Belajar Efisien. Yogyakarta: Kemerdekaan




