PENGARUH FASHION INVOLVEMENT TERHADAP IMPULSE BUYING DENGAN POSITIVE EMOTION SEBAGAI VARIABEL MEDIASI PADA H&M MANADO
Kata Kunci:
Fashion Involvement, Impulse buying dan Positive EmotionAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh fashion involvement terhadap impulse buying, positive emotion dan pengaruh positive emotion terhadap impulse buying, pengaruh fahion involment berpengaruh terhadap impulse buying dimediasi oleh positive emotion. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kuantitatif dengan logika/penalaran deduktif, Populasi dalam penelitian adalah pelanggan H&M Manado.Metode analisis yang digunakan adalah analisis statistic deskriptif dengan mengunakan SEM-PLS. Hasil Penelitian menunjukan bahwa Fashion involvement berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap impulse buying. Fashion involvement berpengaruh positif tetapi signifikan terhadap positive emotion. Positive emotion berpengaruh positif dan signifikan terhadap impulse buying, dan Fashion involvement berpengaruh positif dan signifikan terhadap impulse buying dimediasi oleh positive emotion.
Referensi
Amanah Dita dan Pelawi Stephany P., (2015), “Pengaruh Promosi Penjualan (Sales Promotion) Dan Belanja Hedonis (Hedonic Shopping) Terhadap Impulse Buying Produk Matahari Plaza Medan Fair”, Jurnal Quanomic, vol. III, no. 2
Asrinta Prasasti Sekar, (2018), “The Influence of Sales Promotion and Store Atmosphere Towards Impulse Buying with Shopping Emotion as Intervening Variable”, Journal of Research in Management, vol. 1, no. 2
Devi Ni Wayan Cynthia dan I Made Jatra, (2020), “Positive Emotion Memediasi Sales Promotion Dan Store Environment Terhadap Impulse Buying”, E-Jurnal Manajemen, vol. 9, no. 5
Diany Adista Anjar, (2019), “Pengaruh Sales Promotion Dan Store Atmosphere Terhadap Positive Emotion Dan Perilaku Impulse Buying Di Department Store Matahari Duta Mall Banjarmasin”, Jurnal Wawasan Manajemen, vol. 7, no. 1
Gay, L.R. dan Diehl, P.L. (1992), Research Methods for Business and. Management, MacMillan Publishing Company, New York.
Japarianto Edwin dan Sugiharto Sugiono, (2011), “Pengaruh Shopping Life Style Dan Fashion Involvement Terhadap Impulse Buying Behavior Masyarakat High Income Surabaya”, Jurnal Manajemen Pemasaran, vol. 6, no. 1
Kotler, Philip and Kevin Lane Keller, (2016), Marketing Management (15th Edition), Pearson Education, Inc
Mahfud Yusqi, (2016), “Analisis Pengaruh Promosi, Emosi Positif Dan Store Environment Terhadap Perilaku Impulse Buying (Studi Kasus Pada Pelanggan Alfamart Wonosobo)”, vol. 11, no. 2, ISSN: 1907-426X
Rosyida Syafitri dan Anjarwati Anik Lestari, (2016), “Pengaruh Store Atmosfer Dan Promosi Penjualan Terhadap Pembelian Impulsif Dengan Emosi Positif Sebagai Variabel Intervening”, Jurnal Riset Ekonomi dan Manajemen, volume 16, no. 1
Sugiyono. (2012). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Sugiyono. (2014). Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif. Kualitatif, dan R&D.
Utami Christina Whidya, (2017), Manajemen Ritel Strategi dan Implementasi Operasional Bisnis Ritel Modern di Indonesia (Edisi 3), Jakarta: Penerbit Salemba Empat.
Warjani Resti, (2019), “Pengaruh Shopping Lifestyle Dan Fashion Involvement Terhadap Impulse Buying (Studi Pada Konsumen UMKM Toko Pakaian Ryn Boutique Jalan Dr. Mansyur Medan)”, Skripsi, Fakultas Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik, Universitas Sumatera Utara
Zayusman Fani dan Whyosi Septrizola, (2019), “Pengaruh Hedonic Shopping Value Dan Shopping Lifestyle Terhadap Impulse Buying Pada Pelanggan Tokopedia Di Kota Padang”, Jurnal Kajian Manajemen dan Wirausaha, vol. 1, no. 1




