ANALISIS PENERAPAN SAK EMKM DALAM PENYUSUNAN LAPORAN KEUANGAN UMKM (STUDI KASUS PADA WARUNG MAKAN SINAR MINAHASA)
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan Standar Akuntansi Keuangan Entitas Mikro, Kecil, dan Menengah (SAK EMKM) dalam penyusunan laporan keuangan pada Warung Makan Sinar Minahasa yang terdaftar di Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Minahasa, Kota Tondano, serta mengidentifikasi kendala-kendala yang dihadapi dalam proses penerapannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi langsung, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model analisis interaktif Miles, Huberman, dan Saldana (2014). Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 10 aspek SAK EMKM yang dianalisis, 6 aspek (60%) belum diterapkan sama sekali dan 4 aspek (40%) baru diterapkan sebagian. Melalui proses pendampingan dalam penelitian, laporan keuangan sesuai SAK EMKM berhasil disusun untuk pertama kalinya, menunjukkan total aset Rp50.150.000 dan laba bersih setelah pajak sebesar Rp110.000.000 untuk tahun 2025. Kendala utama yang dihadapi meliputi keterbatasan pemahaman akuntansi, ketiadaan tenaga pengelola keuangan yang kompeten, minimnya sosialisasi dari pemerintah daerah, anggapan bahwa pencatatan sederhana sudah memadai, serta keterbatasan waktu pemilik usaha.
Referensi
Hidayat, F. (2022). Implementasi SAK EMKM pada Usaha Kuliner: Studi Kasus pada Rumah Makan di Kota Makassar. Jurnal Akuntansi dan Keuangan UMKM, 5(2), 45–60.
Ikatan Akuntan Indonesia. (2018). Standar Akuntansi Keuangan Entitas Mikro, Kecil, dan Menengah (SAK EMKM). Jakarta: IAI.
Kaligis, J. N. (2019). Akuntansi Keuangan untuk Entitas Tanpa Akuntabilitas Publik: Teori dan Aplikasi. Manado: Penerbit Universitas Negeri Manado.
Kieso, D. E., Weygandt, J. J., & Warfield, T. D. (2008). Intermediate Accounting (12th ed.). Hoboken, NJ: Wiley.
Kurniawan, A. & Setiawan, D. (2021). Kendala dan Solusi Penerapan SAK EMKM pada UMKM Sektor Makanan dan Minuman di Jawa Tengah. Jurnal Ekonomi dan Bisnis, 24(1), 67–82.
Mayasari, R., Sondakh, J. J., & Pontoh, G. T. (2023). Analisis Kesiapan Pelaku UMKM di Sulawesi Utara dalam Menerapkan SAK EMKM: Tinjauan atas Pemahaman, Kompetensi, dan Dukungan Institusional. Jurnal Akuntansi Universitas Negeri Manado (JAUM), 8(1), 12–31.
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldana, J. (2014). Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook (3rd ed.). Thousand Oaks, CA: Sage Publications.
Pemerintah Indonesia. (2008). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2008 tentang Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah. Jakarta.
Pemerintah Indonesia. (2018). Peraturan Pemerintah Nomor 23 Tahun 2018 tentang Pajak Penghasilan atas Penghasilan dari Usaha yang Diterima atau Diperoleh Wajib Pajak yang Memiliki Peredaran Bruto Tertentu. Jakarta.
Permatasari, I. & Yuniarta, G. A. (2020). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Keberhasilan Penerapan SAK EMKM pada Usaha Mikro di Indonesia. Jurnal Akuntansi Bisnis, 18(2), 145–162.
Pratiwi, R. & Nugroho, A. (2021). Kesesuaian Laporan Keuangan UMKM berdasarkan SAK EMKM: Studi pada UMKM Binaan Dinas Koperasi Kota Yogyakarta. Jurnal Akuntansi dan Perpajakan, 7(3), 78–94.
Rahmawati, N. (2020). Analisis Penerapan SAK EMKM pada UMKM Sektor Perdagangan di Kota Manado. Jurnal Akuntansi Terapan Indonesia, 3(2), 33–50.
Sari, D. P. & Wahyuni, E. (2023). Pengaruh Sosialisasi SAK EMKM dan Pendampingan Akuntansi terhadap Kualitas Laporan Keuangan UMKM. Jurnal Riset Akuntansi dan Keuangan, 11(1), 55–74.
Tangkau, J. E. M. & Kaligis, J. N. (2022). Evaluasi Pengelolaan Keuangan dan Kepatuhan Pelaporan UMKM Binaan Dinas Koperasi Kabupaten Minahasa terhadap Standar SAK EMKM. Jurnal Akuntansi Universitas Negeri Manado (JAUM), 7(2), 44–63.
Utami, W., Hapsari, D. W., & Rosita, I. (2024). Dampak Penerapan SAK EMKM terhadap Aksesibilitas Pembiayaan UMKM dari Lembaga Keuangan Formal. Jurnal Keuangan dan Perbankan Indonesia, 16(2), 201–218.




