ANALISIS PENERAPAN SAK EMKM PADA USAHA MIKRO, KECIL, DAN MENENGAH (Studi Pada UMKM di Kecamatan Sonder)
Kata Kunci:
SAK EMKM; penerapan; UMKM; kendala; Kecamatan SonderAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis bagaimana penerapan Standar Akuntansi Keuangan Entitas Mikro, Kecil, dan Menengah (SAK EMKM) pada pelaku UMKM di Kecamatan Sonder, serta mengidentifikasi kendala-kendala yang mereka hadapi dalam mengimplementasikan standar tersebut. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi langsung, dan dokumentasi terhadap sepuluh pelaku UMKM yang dijadikan informan. Analisis data mengikuti model interaktif Miles, Huberman, dan Saldana (2014), yang mencakup tahap kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data diverifikasi melalui triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa sebagian besar pelaku UMKM di Kecamatan Sonder belum menerapkan SAK EMKM secara menyeluruh dalam pengelolaan keuangannya.
Referensi
Andriani, Y., Sucipto, D. M., & Orinaldi, M. (2022). Analisis penerapan standar akuntansi keuangan entitas mikro kecil menengah (SAK EMKM) pada usaha mikro kecil menengah Kecamatan Nipah Panjang. Volume VII No. I Januari–Juni 2022, 55–71.
Hamongsina, K. D., Sumual, F. M., & Tala, Y. (2022). Analisis laporan keuangan UMKM berdasarkan standar akuntansi keuangan entitas mikro kecil menengah (studi kasus pada Kapal Motor Sirene). Jurnal Akuntansi Manado, Vol. 3 No. 3 Desember 2022, 376–386.
Ikatan Akuntan Indonesia. (2016). Standar Akuntansi Keuangan Entitas Mikro, Kecil, dan Menengah (SAK EMKM). Jakarta: DSAK-IAI.
Ikatan Akuntan Indonesia. (2009). Standar Akuntansi Keuangan Entitas Tanpa Akuntabilitas Publik (SAK ETAP). Jakarta: IAI.
Simanjuntak, N. H., Sumual, T. E., & Bacilius, A. (2021). Penyusunan laporan keuangan UMKM berdasarkan SAK-EMKM (studi kasus pada UMKM Restoran Delli Tomohon). Jurnal Akuntansi Manado, Vol. 1 No. 3 Desember 2020, 35–44.




